Selasa, 29 Juni 2021

Ali dan Mantra Sakti

    Terkadang dalam hidup kita memiliki mantra-mantra sakti yang kita pegang teguh dan yakini sepenuh hati. Seperti "Man Jadda Wajada" (siapa yang bersungguh-sungguh, dia yang akan berhasil). Begitu kuatnya mantra ini membawa Ali meraih mimpi-mimpi yang selama ini teruntai dalam doa. Ali sangat percaya bahwa Tuhan akan menjawab semua mimpi dan doa, bukan cepat atau lambat namum di saat yang tepat. Tugas kita hanya menjaganya, memupuknya agar tetap tumbuh dan utuh. 

    Mimpi-mimpi besar itupun terwujud satu per satu, dimulai di tahun 2010. Ali berhasil terpilih menjadi salah satu delegasi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ke Australia atau Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP). PPAN ini membuka perspektif baru tentang hidup dan memberikan pembelajaran akan arti kebermanfaatan diri.

 
Ali mempromosikan budaya Indonesia di Australia

    Dalam memaknai kebermanfaatan diri, Ali bertekad dan berniat mengabdikan jiwa dan raganya untuk seluas-luasnya masyarakat di Indonesia. Tekad dan niatan itu terlaksana di tahun 2014 ketika Ali memutuskan ikut turun tangan menjadi Pengajar Muda Angkatan 8, Indonesia Mengajar. Ali ditempatkan di desa kecil di tengah luasnya hutan Kalimantan; Desa Nanga Lauk, terletak di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Ali berupaya untuk tidak mengutuk kegelapan namun menyalakan lilin-lilin harapan di dunia pendidikan khususnya anak-anak di pedalaman, perbatasan dan daerah terluar. 

Ali dan Tim Pengajar Muda Angkatan 8 Kapuas Hulu bersama Bapak Anies Baswedan 
(Inisiator Gerakan Indonesia Mengajar)

    Pun dengan mimpi melanjutkan studi di salah satu universitas terbaik di Indonesia, Universitas Gadjah Mada. Ingatan Ali terbang jauh ke tahun 2011 ketika pertama kali menginjakan kaki dan mengucapkan mantra sakti di dalam hati "saya akan kembali, suatu saat nanti". Dan benar saja, di tahun 2016 Ali mendapatkan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) RI untuk melanjutkan studinya.

Ali dan Panitia Penyambutan Mahasiswa Baru Pascasarjana FISIPOL UGM

    Selain menambah wawasan di ranah akademik, tak lupa pula Ali memperluas pergaulan di program pemberdayaan masyarakat. Pada tahun 2017 Ali mengikuti Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia. Dengan menggunakan kapal laut perintis Ali berlayar menuju salah satu pulau kecil bernama Pulau Raas di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Ali dipercaya untuk mengepalai Divisi Pendidikan dengan program-program seperti: Kelas Inspirasi Raas, Sosialisasi Beasiswa dan pembentukan taman baca.

Ali dan Tim Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ)

    Kemudian berlanjut di tahun 2018, Ali kembali ke Kalimantan Barat. Kali ini di Entikong yang merupakan perbatasan Indonesia dan Malaysia dalam program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh lembaga swasta bernama INAVIS. Dalam misi di perbatasan ini Ali ditugaskan menjadi koordinator program yang bertanggung jawab atas kelancaran eksekusi masing-masing divisi. 

Ali Belajar dan Bermain bersama Anak-Anak di Entikong

    Bermanfaat untuk seluas-luasnya umat, itu adalah motto hidup yang Ali jalani selama ini. Berbekal semangat tersebut Ali kembali mendapatkan panggilan untuk mengajar, kali ini di Delta Mahakam, Kalimantan Timur. Di sebuah desa terpencil bernama Tani Baru. Namun ketika memasuki purnama ke enam, semua mimpi Ali terbenam. Ali harus dipulangkan dikarenakan vonis gagal ginjal dan diharuskan menjalani cuci darah rutin 2x setiap minggunya. 

Fisiknya memang melemah tapi tidak dengan semangatnya, 
masih terus menyala  berapi-api.

    Ali dan mimpi-mimpinya terwujud berkat bantuan teknologi, salah satunya adalah laptop. Di tahun 2010 di mana laptop masih menjadi barang mewah, Ali sudah menggunakan ASUS Eee PC Seashell Series untuk persiapan seleksi PPAN. Laptop yang sama Ali gunakan untuk mengisi formulir dan essai persyaratan mengikuti program Indonesia Mengajar. Selama masa perkuliahan, jangan ditanya bagaimana laptop membantu menyelesaikan presentasi serta tugas-tugas dari para dosen. Sama halnya ketika mengikuti pemberdayaan masyarakat, laptop sangat berguna dalam perencanaan program dan koordinasi antar peserta.  
 

ASUS Eee PC Seashell Series

    Dengan laptop layar kecil saja Ali mampu mewuju ketigadkan mimpi-mimpi besarnya. Apalagi dengan laptop yang memiliki layar besar seperti Asus Vivobook 15 A516. Tentunya ada banyak kisah yang akan Ali tuliskan dan dibagikan sebagai inspirasi untuk sesama pemuda Indonesia.

ASUS Vivobook 15 A516

“Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, Anda mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Kami telah melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.”

    Laptop ASUS Vivobook 15 A516 ini memiliki fitur dan spesifikasi yang mumpuni untuk berbagai aktifitas baik pekerjaan ataupun hiburan; layar selebar 15 inci dengan resolusi full HD memberikan sensasi tersendiri bagi penggunanya, ditambah lapisan anti silau yang menambah kenyamanan dalam penggunaannya. Keyboard laptop ini sudah dilengkapi backlit sehingga tetap dapat digumakan dalam kondisi gelap atau minim cahaya.  Selain itu bagi yang suka edit mengedit video laptop ini sangat cocok karena sudah dilengakapi dengan RAM sebesar 8 GB serta grafis diskrit NVIDIA® MX330 dengan prosessor generasi ke-10; Intel® Core™ i5. Tak lupa pula laptop ini sudah dilengkapi dengan Microsoft Office Home & Student 2019 yang terdiri dari tiga aplikasi utama yaitu Word, Excel, dan PowerPoint. Ketiga aplikasi ini dapat diupdate secara terus menerus dan tanpa dikenakan biaya alias gratis. 

  “Laptop dengan prosesor Intel® Core™ 10th Gen series ke atas didesain untuk performa dan mobilitas. Dengan efisiensi yang tinggi serta dimensi thin and light, laptop menawarkan peningkatan performa dan produktivitas untuk penggunanya. Konektivitas WiFi generasi terbaru juga memungkinkan transfer data 3x lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.”

    Dengan berbagai kecanggihan spesifikasi tersebut, kinerja kita akan semakin maksimal. Bekerja sekaligus menikmati hiburan menjadi sangat mungkin tanpa khawatir laptop tiba-tiba bermasalah. Bobot laptop Asus Vivobook 15 A516 ini hanya 1.8 kg, membuatnya sangat ringan dibawa kemanapun. Ditambah teknologi peredam goncangan E-A-R HDD Protection sebagai bagian dari pengamanan data sangat cocok dibawa pekerja kantoran dan juga pekerja lapangan, data aman tersimpan walau harus terguncang di kendaraan di tengah hutan atau terombang-ambing di lautan. 

 

“Nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2019. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya. Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan Anda untuk selalu memiliki akses ke fitur yang Anda kenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data Anda.” 

Fitur dan Spesifikasi ASUS Vivobook 15 A516



ASUS Vivobook 15 A516 Price List

Rp 5.299.000
(Windows 10 Home/Intel® Celeron® N4020 Processor/4G/256G PCIE+housing/HD/Office Pre-installed)

Rp 5.399.000
(Windows 10 Home/Intel® Celeron® N4020 Processor/4G/256G PCIE+housing/FHD/Office Pre-installed)


Rp 7.599.000
(Windows 10 Home/Intel® Core™ i3-1005G1 Processor/4G/1TB+256G PCIE/HD/Office Pre-installed)

Rp 7.899.000
(Windows 10 Home/Intel® Core™ i3-1005G1 Processor/4G/1TB+256G PCIE/FHD/Office Pre-installed)


Rp 7.799.000
(Windows 10 Home/Intel® Core™ i3-1005G1 Processor/MX330/4G/256G PCIE+housing/FHD/Office Pre-installed)

Rp 8.199.000
(Windows 10 Home/Intel® Core™ i3-1005G1 Processor/MX330/4G/512G PCIE+housing/FHD/Office Pre-installed)

Rp 10.999.000
(Windows 10 Home/Intel® Core™ i5-1035G1 Processor/MX330/4G+4G/1TB+256G PCIE/FHD/Office Pre-installed)

Rp 11.099.000

(Windows 10 Home/Intel® Core™ i5-1035G1 Processor/MX330/8G/1TB+256G PCIE/VIPS FHD/Office Pre-installed)

Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS - 15 Inch Modern PC. Bigger Dream, Wider Screen Writing Competition bersama dewirieka.com 


Selasa, 21 Juni 2016

Fasilitator Desa Tangguh Bencana (DESTANA) 2016


Hellooo from the other side!

Setelah belasan purnama terlewati dengan begitu banyak cerita, alhamdulillah gue masih bisa berbagi pengalaman, tentang apa yang udah gue laluin selama ini. Dan untuk kali ini gue mau share salah satu program yang gue apply baru-baru ini; still really fresh from the oven!

Nama program yang gue apply adalah Fasilitator Desa Tangguh Bencana (DESTANA) 2016. Familiar dengan nama programnya? ENGGAK? iya sama gue juga awalnya ngga tau sama sekali sama program ini :D

Here's the story;

Once upon a time di bulan April, gue dapet WA dari temen SMA (Dede Santoso); isinya tentang penerimaan Fasilitator DESTANA ini. Dan entah kenapa gue langsung tertarik buat apply (kemungkinan besar sih karena gue baru dapet persetujuan resign dari kerjaan sebelumnya, jadi gue perlu "penghidupan" yang baru di Jawa :D). Terus gue liat persyaratannya; hampir semuanya gue udah ada, cuma satu yang belum yaitu; surat bebas narkoba dari polres. Oh god, waktu itu gue masih di Muara Enim, Sumatera Selatan dan gue belum packing buat balik ke Jawa. Singkat cerita akhirnya gue di Jawa, dan hal pertama yang gue lakuin setelah balik adalah langsung ke Polres Brebes buat bikin Surat Bebas Narkoba. Proses pembuatan suratnya ngga lama ternyata, bisa ditunggu di hari yang sama. I got the letter, and i applied the program.

Waiting is a boring thing, isn't it? Setelah apply kini gue harus menunggu pengumuman seleksi berkas, gue harus bersabar selama satu bulan buat tau gue lolos administrasi atau engga. Dan akhirnya di tanggal 07 Juni 2016 gue dapet SMS dari Panitia Seleksi program ini. Anehnya yah gue udah setiap hari buka website BNPB buat ngecek pengumuman terbaru, but there's no update at all. Terus pas paket data gue abis sehabis-habisnya pengumumannya baru nongol (gue tau ini dari SMS tadi). Alhamdulillah gue bersyukur banget bisa lolos administrasi, tapi kejutan berikutnya adalah pas gue baca detail SMS tadi; ternyata gue dapet jadwal wawancara di tanggal 08 Juni 2016. DAMNNN, gue dapet SMS sore jam 5 terus harus ke Semarang besoknya jam 8 pagi!!! Ok gue mencoba tenang dan cari jalan keluar, cari tiket kereta adalah apa yang gue langsung inget. Sayangnya kereta terakhir ke Semarang jam setengah 6 dari Bumiayu, jadi udah ngga kekejar. Cari rute lain! Ketemu lah rute Tegal - Semarang di subuh hari, ok booking! Eh ternyata ngga bisa booking karena kurang dari 10 jam dari keberangkatan. Tapi gue tetep ngga mau nyerah, beli langsung di stasiun pasti bisa! Berbekal kepercayaan tadi akhirnya gue berangkat dari rumah jam 12 malem, niatnya mau ngejar bus terakhir ke Tegal. AND HEY hujan seharian ngga berhenti, gue nunggu nyampe subuh dari hujan rintik nyampe hujan deres banget plus angin tapi ngga ada bus ke Tegal yang dateng.  Gue pulang dengan perasaan pasrah banget, setidaknya gue udah usaha buat ke Semarang. Terus gue bilang ke panitia kalau gue belum bisa ke Semarang di tanggal 08, SURPRISINGLY gue dibolehin ke Semarang di tanggal 09. GOD IS GOOD!!!

Berbekal semangat yang penuh lagi, gue pun berangkat ke Semarang sore hari tanggal 08. Nyampe Semarang gue langsung ke Hotel Kesambi Hijau, disana udah ada temen gue yang kebetulan lagi ada training; jadi gue bisa numpang tidur, ahaha! *thanks banget buat Asep Ismail udah mau minjemin satu kamar :). Subuh harinya gue manfaatin buat cari info detail tentang BNBP dan semua tentang kebencanaan, seperti biasa gue gunain metode scanning; mencari detail info dengan cara ini buat gue pas banget, cepet!

Pagi hari jam 7 gue cabut dari Hotel terus nge-gojek ke Kantor BPBD Provinsi Jawa Tengah, ternyata kantornya deket sama Stasiun Poncol (Stasiun gue turun dan naik). Nyampe sana masih sepi banget, hanya beberapa orang yang lagi nyiapin peralatan buat Apel pagi. Gue disuruh nunggu sama pak security, beberapa detik setelah gue duduk datenglah perempuan berkerudung yang senyum-senyum dari jauh, dia peserta interview juga ternyata; gue panggil dia mbak D (Diyah). Buat ngilangin suntuk  nunggu interview yang ternyata akan dilakukan jam 10 kami berdua pun bercerita tentang kegiatan masing-masing, SKSD itu perlu :D. Menit berlalu, satu persatu peserta lain  dateng, temen bercerita makin banyak, makin SKSD, ahaha!

Jam 09.30 kami (9 dari 12 peserta interview) dibolehin masuk ke venue interview, pertama ada pengarahan dari panitia seleksi; bahwa kegiatan hari ini akan dibagi menjadi 3 termin, yang pertama adalah Interview, yang kedua yaitu Micro Teaching dan yang terakhir adalah Tes Tertulis. I kept in mind the words he said. Dan dimulailah rangkaian kegiatan seleksi tahap II Fasilitator DESTANA 2016.

1. Interview

Karena gue adalah satu-satunya calon fasilitator untuk Kabupaten Jepara maka gue jadi yang pertama buat interview. ASLI GUE NERVOUS ABIS, ini interview dengan interviewer terbanyak dalam hidup gue; LIMA orang ada dihadapan gue, MAMPUS!!! Bismillah gue siap buat semua kemungkinan. Interviewer pertama memulai dengan pertanyaan basic tentang kebencanaan, alhamdulillah gue bisa jawab beberapa pertanyaan (apa yang gue baca pas subuh beberapa keluar, yeay). Interviewer berikutnya mulai bertanya lebih detail, gue sempet ZONK di beberapa pertanyaan, gue jujur aja kalau misal gue ngga tau atau ngga bisa jawab, menghemat energi :D

2. Micro Teaching

Ini nih yang gue tunggu-tunggu, Micro Teaching! Micro Teaching pertama gue adalah pada saat gue ikutan Direct Assessment  Indonesia Mengajar dua tahun yang lalu. And i really eager to do it again. Gue diminta untuk meragain bagaimana caranya nyampein informasi tentang kebencanaan di sebuah daerah; gue dibebasin buat nentuin apa bentuk bencananya dan daerahnya. In a blink of an eye gue langsung kepikiran Jepara dengan pantai-pantainya, kemudian gue coba buat ngegali apa sih yang bisa terjadi di daerah pantai? Banjir Rob dan Tsunami! Akhirnya gue mulai Micro Teaching dengan gaya gue pas ngajar di Kapuas Hulu; mulai dari Apersepsi, Pembukaan, Isi, Ice Breaking, Recall dan Penutup. It won't that easy boy! Tantangannya adalah secara tiba-tiba interviewer berubah menjadi sosok-sosok yang begitu pasif, ketika gue tanya apapun mereka ngga menjawab sama sekali, kalaupun ada jawaban pasti sangat sederhana; iya, engga, ngga tau, embuh! WHAT THE HELL banget kan? Tapi gue ngga mau patah semangat, gue coba terus buat menyampaikan informasi yang udah gue siapin; gue mulai dengan pendekatan persuasif, gue coba buat cari tau kenapa mereka bisa begitu, heart to heart. Walaupun hasilnya kurang memuaskan tapi gue yakin info yang gue sampein bisa mereka terima, gue yakin aja; hasil tidak akan pernah mengkhianati proses :)

3. Tes Tertulis

Nah sampailah gue di tes terakhir, tes tertulis. Di tes ini gue diminta buat ngebuat KAK sebuah program yang sudah ditentukan temanya oleh panitia seleksi kemudian gue diharuskan mengirimkannya via email. Gue cuma dikasih waktu 20 menit, tanpa basa-basi gue langsung menarikan jari jemari gue diatas keyboard. Sebenernya gue agak ngga konsen pas tes ini, soalnya gue masih kepikiran Micro Teaching :D

Thank God, semua  tahapan seleksi udah selesai. Panitia ngumumin kalau pengumumannya bakalan diumumin tanggal 15 Juni 2016 it means seminggu kemudian. Gue pun berdoa di dalam hati semoga gue diberikan yang terbaik yang Allah ridha.

SURPRISINGLY GUE LOLOS!!!

Next agenda adalah Pembekalan Fasilitator DESTANA 2016 di The Sahid Rich Hotel, Jogjakarta dari tanggal 21-27 Juni 2016. Yeay!!! :) :) :)

NB: Mbak D akhirnya lolos setelah ada kandidat lain yang mengundurkan diri. Rejeki ngga bakal ketuker yah mbak D, walau sempet salah alamat :D

Jumat, 21 Maret 2014

INDONESIA MENGAJAR Part I (Intro)





Now, I want to share about my experience applying one of prestigious programs; Indonesia Mengajar. This program was conducted by Anies Baswedan in 2010; the main aim of it is spreading out the educational opportunity across Indonesia by sending young teachers. These young teachers will have an opportunity to teach in a year program duration. Within the duration the young teachers expected not only to teach but they have to learn as well from the society, students, and nature.

I have been familiar with Indonesia Mengajar since it was first published in 2010, Mba Pipit (Pengajar Muda 1st Batch and my senior in Youth Exchange) told me about it. It strictly triggered me to apply and join the program, unfortunately I didn’t graduate at that time so I have to skip Indonesia Mengajar 1st batch. 
Time goes by, a year after that I tried to apply again in 3rd batch and I tried to write the essay, in the middle of it I felt so stuck, I couldn’t write anymore until finally the registration was closed. I skipped again.

In the early 2012, I moved to Banjarmasin, South Borneo to get a job. For about 2 years I worked there and putted Indonesia Menagajar aside, until I made a decision to resign from my job. I used this moment as a turning back, I searched information about Indonesia Mengajar again, and thank god there’s an information said that the registration for Indonesia Mengajar VIII was open. Finally, I wrote the essays safe and sound until I clicked “SUBMIT”. Ok it’s time to wait for the announcement, WISH ME LUCK!!!

Rabu, 24 Oktober 2012

Cash Bonus Garuda Indonesia

HOT NEWS!!!

"Nikmati Cash Bonus 50% atau maksimal Rp. 500.000,- untuk setiap pembayaran tiket Garuda Indonesia melalui ATM Muamalat dengan pemesanan melalui Call Center Garuda Indonesia (0804-1-807-807) atau (021-2351-9999). Cash Bonus juga berlaku untuk pembelian tiket di seluruh kantor Garuda Indonesia (khusus shar-E Gold Debit)"


Alhamdulillah setelah kemaren Bank Muamalat memberikan Cash Bonus 50% untuk pembelian tiket pesawat terbang di semua agen resmi maskapai penerbangan, sekarang Bank Muamalat memberikan lagi program serupa; CASH BONUS... *Jingkrak-jingkrak kegirangan! :D

Untuk program Cash Bonus kali ini Bank Muamalat bekerja sama dengan Garuda Indonesia, program ini memberikan keuntungan bukan hanya pemilik kartu ATM shar-E Gold Debit saja tapi  pemilik kartu ATM Muamalat (Tabungan Muamalat Reguler) juga bisa menikmati... Don't worry be happy, yang punya dua kartu atau lebih bisa dapet double bonus loh... *Tambah jingkrak-jingkrak kegirangan :D

Gimana... Gimana... Gimana caranya biar bisa dapet Cash Bonus???

It's a piece of cake mate! Ada 2 cara biar bisa dapet Cash Bonus;

1. Pesen tiketnya via Call Center Garuda Indonesia (0804-1-807-807) atau (021-2351-9999) terus lakukan pembayarannya di ATM Muamalat, SELESAI!

*Cara ini bisa digunain buat Nasabah Bank Muamalat pemilik semua Kartu ATM Muamalat (Tabungan Muamalat Reguler atau shar-E Gold Debit)

2. Dateng langsung ke Kantor Garuda Indonesia di seluruh Indonesia, Pesen, Bayar di tempat. Ini khusus Nasabah pemilik kartu shar-E Gold Debit. Kantor Garuda Indonesia yang bisa melayani program ini adalah Kantor Garuda Indonesia yang memiliki MCC dengan kode 3103 atau 4722 dengan jaringan VISA

*CATET: Cash Bonus akan diberikan 1 bulan setelah transaksi pembayaran... Oh iya, maksimal Cash Bonusnya Rp. 500.000,- yah per transaksi dan minimal pembelian tiketnya juga Rp. 500.000,-.Promo ini berlangsung dari tanggal 22 Oktober 2012 sampai tanggal 31 Desember 2012 (masa terbang tak terbatas)

Untuk informasi lebih lanjut bisa langsung menghubungi Kantor Muamalat terdekat atau Saya (SMS, Telepon, FB, Email, Twitter)... Have a great flight everyone :D



Jumat, 18 Mei 2012

Seleksi Kapal Pemuda Nusantara (KPN) Provinsi Jawa Tengah 2012


Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI akan menyelenggarakan kegiatan Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari (LNRPB atau Kapal Pemuda Nusantara – KPN) pada tanggal 25 Agustus-26 September 2012 dengan rute pelayaran;

Jakarta – Ambon – Sorong – Raja Ampat – Morotai – Ternate – Makassar – Jakarta.

Guna mempersiapkan utusan dari provinsi Jawa Tengah, akan diselenggarakan seleksi calon peserta yang akan dilaksanakan pada;

hari/tanggal       : Rabu, 30 Mei 2012

jam                  : 09.00 WIB

lokasi               : Pusdiklat BKK Jawa Tengah (Jalan Supriyadi 37 Semarang)


Adapun persyaratan program ini adalah sebagai berikut


A. Syarat Umum

1. Pemuda/i Jawa Tengah berusia 16-30 tahun dan belum menikah

2. Berperilaku baik dan tidak merokok

3. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter RSUD

4. Tinggi dan berat badan minimal: 155cm/45 kg (putri) dan 160cm/50 kg (putra)

5. Memiliki kemampuan renang

6. Aktif di organisasi kepemudaan atau kepramukaan di  tingkat kota/kabupaten

7. Menguasai kesenian dan kebudayaan Jawa Tengah

8. Belum pernah mengikuti kegiatan KPN sebelumnya


B. Syarat Administratif

1. Fotocopy KTP Jawa Tengah yang masih berlaku

2. Izin tertulis dari orangtua/wali

3. Surat rekomendasi dari organisasi kepemudaan atau Dinas Pemuda dan Olahraga tingkat kota/kabupaten

4. Surat cuti bagi mahasiswa/pegawai (jika tersedia)

5. Proposal dengan tema “Peluang dan Potensi dalam Usaha dan Pelestarian Kelautan/Kebaharian di Provinsi Jawa Tengah”.
Proposal sepanjang minimal 10 halaman dan ditulis dengan ketentuan font Times New Roman 12, spasi 1.5, dan kertas ukuran kertas A4.

6. Pas foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak 4 lembar

Akan diambil 1 orang putra dan 1 orang putri untuk mewakili provinsi Jawa Tengah dalam kegiatan ini. Semua berkas yang disyaratkan harus sudah dikumpulkan selambat-lambatnya 25 Mei 2012 di Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah cq. bidang Kepemudaan (Aula Muria, Kompleks Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah, Srondol, Semarang) pada jam kerja.

*Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kapal Pemuda Nusantara, silakan menghubungi saudara Yayan di nomor 08562658857.


<<<SUMBER>>>

Kamis, 17 Mei 2012

Barangkali Cinta

Barangkali cinta
Jika darahku mendesirkan gelombang yang tertangkap oleh darahmu
dan engkau beriak karenanya
Darahku dan darahmu
terkunci dalam nadi yang berbeda
Namun berpadu dalam badai yang sama

Barangkali cinta
Jika napasmu merambatkan api yang menjalar ke paru-paruku
dan aku terbakar karenanya
Napasmu dan napasku
bangkit dari rongga dada yang berbeda
Namun lebur dalam bara yang satu

Barangkali cinta
Jika ujung jemariku mengantar pesan yang menyebar ke seluruh sel kulitmu
dan engkau memahamiku seketika
kulitmu dan kulitku
membalut dua tubuh yang berbeda
namun berbagi bahasa yang serupa

Barangkali cinta
Jika tatap matamu membuka pintu menuju jiwa
dan aku dapati rumah yang aku cari
Matamu dan mataku
tersimpan dalam kelopak yang terpisah
Namun bertemu di jalan setapak yang searah

Barangkali cinta
Karena darahku, napasku, kulitku, dan tatap mataku
kehilangan semua makna dan gunanya
jika tak ada engkau di seberang sana

Barangkali cinta
Karena darahmu, napasmu, kulitmu, dan tatap matamu
Kehilangan semua perjalanan dan tujuan
Jika tak ada aku di seberang sini

Pastilah cinta
Yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian, kecerdasan dan kebijaksanaan
Untuk menghadirkan engkau, aku, ruang, dan waktu
Dan menjembatani semuanya
Demi memahami dirinya sendiri